Berikutini adalah beberapa proses persiapan produksi dalam sistem ekonomi, yaitu: Prosedur persiapan, yaitu dengan mengajak karyawan untuk Demikianlah untuk kebanyakan barang, proses produksinya merupakan suatu rangkaian dari beberapa tahap atau lankah yang berurutan, mulai. Analisis faktor merupakan perluasan dari analisis komponen utama. a. 9I0vdD. Soal Pilihan Ganda Materi Manajemen Rantai Pasokan1. Salah satu kemungkinan prioritas persaingan dalam hal kualitas yaitu....a. Desain dengan performa yang tinggib. Kustomisasic. Ketepatan pengirimand. Kecepatan layananJawabana. Desain dengan performa yang tinggi2. Berikut ini adalah tujuan dari manajemen logistik pipeline, kecuali...a. Waktu respon yang lebih cepatb. Biaya yang lebih rendahc. Peningkatan variabilitas produkd. Kualitas yang lebih tinggiJawabanc. Peningkatan variabilitas produk3. Komponen utama dari Order Cycle Time OCT, 3 diantaranya adalah...a. Peramalan permintaan, perakitan pesanan, dan transportasib. Transportasi, penerimaan pesanan, dan pengirimanc. Peramalan permintaan, penerimaan pesanan, dan pemrosesan pesanand. Penempatan pemesanan konsumen, penerimaan pesanan, dan pemrosesan pesananJawaband. Penempatan pemesanan konsumen, penerimaan pesanan, dan pemrosesan pesanan4. Pengukuran terhadap tingkat ketersediaan produk yang berupa matriks dari jumlah kepuasan permintaan pelanggan terhadap ketersediaan produk disebut...a. Replenishment lot sizeb. Responsive supply chainc. Cycle service leveld. Supply chainJawabanc. Cycle service level5. Sekumpulan tindakan rantai pasok untuk mengurangi replenishment lead-time disebut...a. Penundaanb. Tailored sourcingc. Memperbaiki peramaland. Tanggapan cepatJawaband. Tanggapan cepat6. Cara-cara berikut merupakan pengaturan untuk tingkat optimal ketersediaan produk, kecuali...a. Mengatur tingkat ketersediaan produkb. Memperhitungkan rentangan untuk biaya kehabisan barangc. Memastikan tingkat ketersediaan barangd. Memperbaiki peramalan permintaan produkJawaband. Memperbaiki peramalan permintaan produk7. Mengelola pengaturan produk yang digunakan dan meminimalisasi pengembalian di masa yang akan datang merupakan salah satu kunci utama proses bisnis rantai pasok yaitu...a. Demand managementb. Customer service managementc. Returns managementd. Customer relationship managementJawabanc. Returns management8. Kelemahan dalam melihat gambaran besar dan bertindak hanya pada satu bagian dalam perusahaan merupakan salah satu hambatan dalam integrasi rantai pasok yaitu...a. Lack of trustb. Silo mentalityc. Lack of knowledged. Lack of supply chain visibilityJawabanb. Silo mentality9. Strategi pembeli untuk meningkatkan pesanan ketika terjadi kelebihan permintaan disebut...a. Rationingb. Bullwhip effectc. Order batchingd. Shortage gamingJawaband. Shortage gaming10. Hubungan berdasarkan kepercayaan antara dua tingkatan dalam rantai pasok merupakan esensi dari...a. Power-based relationshipb. Trust-based relationshipc. Deterrence-based viewd. Process-based viewJawabanb. Trust-based relationship11. Mata rantai supply chain terdiri atas...a. Supplier - distributor - retailer - customerb. Supplier - manufacturer - retailer - customerc. Supplier - distributor - manufacturer - retailer - customerd. Supplier - manufacturer - distributor - retailer - customerJawaband. Supplier - manufacturer - distributor - retailer - customer12. Faktor waktu yang dibutuhkan pasar untuk bisa menerima dan merespon ketika ada produk baru merupakan faktor yang mempengaruhi distribusi yaitu…a. Response timeb. Product varietyc. Time to marketd. Customer experienceJawabanc. Time to market13. Jenis pasar pada kuadran ketiga yaitu pasar di mana …a. Permintaan dan penawaran rendah serta tidak bisa diramalkanb. Persediaan rendah dan permintaan lebih tinggic. Persediaan lebih tinggi dibandingkan permintaand. Permintaan dan penawaran tinggiJawaband. Permintaan dan penawaran tinggi14. Kumpulan dari manajemen sediaan dan manajemen distribusi fisik disebut manajemen…a. Rantai pasokb. Logistikc. Pesanand. ProyekJawabanb. Logistik Jakarta - Mendengar kata logistik rasanya sudah cukup umum di kehidupan sehari-hari. Akan tetapi, apakah detikers tahu apa yang sebenarnya dimaksud dengan logistik itu?Daripada detikers bingung, berikut simak penjelasan lengkap lainnya seputar pengertian, tujuan, dan macam-macam aktivitas dari logistik di bawah dari jurnal ilmiah berjudul Analisis Logistik Studi Kasus Pada PT. Remenia Satori Tepas-Kota Manado oleh Rio. A Kasengkang, logistik berasal dari bahasa Yunani kuno yang terdiri dari dua suku kata, yaitu Logic yang berarti rasional, masuk akal dan dapat kata yang kedua adalah Thios yang berarti berpikir. Apabila arti kedua suku kata itu dirangkai, memiliki makna berpikir rasional dan dapat logistik adalah seni dan ilmu, energi dan informasi, dan sumber daya lainnya, seperti produk, jasa, dan manusia, dari sumber produksi ke pasar dengan tujuan untuk mengoptimalkan penggunaan itu, logistik adalah sekumpulan aktivitas fungsional transportasi, pengendalian inventory, dan pergudangan, reverse logistics dan pemaketan, seperti dikutip dari buku Manajemen Lalu Lintas oleh Dr-Ing. Ir. Daud Nawir LogistikDikutip dari buku Manajemen Logistik dan Supply Chain Management oleh Abdurrozzaq Hasibuan, dkk, terdapat tiga tujuan khusus yang ingin dicapai dalam kegiatan logistik, yaitu1. Tujuan operasional, yaitu agar persediaan barang dapat dilakukan dengan jumlah dan kualitas yang tepat serta waktu yang Tujuan keuangan, yaitu agar pengeluaran untuk pengadaan barang dapat dilakukan secara efisien dengan hasil yang Tujuan pengamanan, yaitu guna menjaga persediaan tidak terganggu oleh kerusakan, pemborosan, penggunaan tanpa hak, pencurian dan penyusutan yang tidak wajar lainnya, serta nilai persediaan yang sesungguhnya dalam sistem akuntansi. Selain itu, mendukung efisiensi dan efektifitas dalam upaya pencapaian tujuan LogistikMenurut Stock dan Lambert, seperti dikutip dari buku Manajemen Logistik oleh Annisa Kesy Garside, membagi aktivitas logistik menjadi 13 macam1. Pelayanan KonsumenPelayanan konsumen customer service adalah suatu proses yang berlangsung di antara pembeli, penjual, dan pihak ketiga yang menghasilkan nilai tambah untuk pertukaran produk atau jasa dalam jangka waktu pendek dan Peramalan PermintaanPeramalan permintaan menentukan berapa banyak tiap barang yang diproduksi perusahaan harus didistribusikan ke berbagai pasar. Perkiraan ramalan yang tepat memungkinkan manajer logistik untuk menyediakan anggaran biaya dalam pelayanan permintaan Manajemen PersediaanAktivitas pengendalian persediaan bersifat kritis karena membutuhkan finansial yang cukup atas aktivitas tersebut, sehingga terdapat ketepatan antara kebutuhan konsumen dengan Komunikasi LogistikKomunikasi adalah jaringan vital diantara seluruh proses logistik dan konsumen perusahaan. Beberapa alat komunikasi logistik, seperti e-commerce, kode barcode, EDI Electronic Data Interchange, Enterprise Resource Penanganan MaterialKegiatan ini berhubungan dengan aliran bahan baku, setengah jadi, dan barang jadi dalam pabrik atau untuk meminimalkan jarak tempuh, meminimalkan WIP, serta meminimalkan kerugian Proses PemesananBeberapa komponen proses pemesanan, yaknia. Operasional, meliputi perubahan pesanan, pengiriman pesanan, invoicing, dan Komunikasi, meliputi modifikasi kesalahan, koreksi pesanan, dan Kredit dan elemen pengumpulan, meliputi pemeriksaan kredit proses penerimaan, dan PengemasanPeran aktivitas ini adalah melindungi produk dari kerusakan ketika disimpan maupun diangkut dan memudahkan penyimpanan serta pemindahan produk, sehingga biaya penanganan produk bisa Suku Cadang dan Dukungan LayananAktifitas ini merupakan aktivitas pelayanan pasca penjualan kepada pelanggan. Peran manajemen logistik adalah meyakinkan pelanggan bahwa komponen dan suku cadang dari produk yang telah dibelinya tersedia kapanpun dan dimanapun pelanggan Pemilihan Lokasi Pabrik dan GudangPergudangan merupakan bagian integral dari semua sistem logistik yang berperan penting dalam melayani konsumen dengan total biaya yang seminimal mungkin, gudang juga merupakan jaringan primer di antara produsen dan Pengadaan ProcurementAktivitas ini bertujuan 1 memberikan aliran material, persediaan, dan pelayanan yang berkesinambungan yang dibutuhkan untuk menjalankan organisasi, 2 meminimalkan investasi persediaan dan Reverse LogisticsAktivitas ini berhubungan erat dengan penanganan pengembalian barang-barang, yang penyebabnya bisa karena kerusakan, kadaluarsa, salah pengiriman, dan yang TransportasiKegiatan ini berhubungan dengan bagian dalam maupun luar departemen Pergudangan dan PenyimpananKegiatan ini berkaitan dengan penyimpanan produk sebelum dijual, dalam hal ini semakin lama waktu antara produksi dan konsumsi maka semakin besar pula tingkat dan jumlah persediaan yang dibutuhkan. Simak Video "Evaluasi Program Transportasi BTS" [GambasVideo 20detik] pal/pal Skip to content BerandaFitur LengkapHargaPrivate CloudLoginCoba Gratis Manajemen Logistik Adalah Pengertian, Fungsi, dan Komponen di Dalamnya Manajemen Logistik Adalah Pengertian, Fungsi, dan Komponen di Dalamnya Pada dasarnya, manajemen logistik adalah sebuah penerapan pada berbagai prinsip manajemen dalam aktivitas logistik untuk menggerakan personil dan barang agar bisa dilakukan secara lebih efisien dan lebih efektif. Pengertian lain dari manajemen logistik adalah suatu bagian dari upaya supply chain management yang mempunyai fungsi penting untuk proses pelaksanaan, perencanaan, serta pengendalian efektivitas dan efisiensi penyimpanan serta distribusi barang, pelayanan, serta informasi hingga pada suatu tutuk konsumsi agar bisa memenuhi kebutuhan para konsumen. Berdasarkan penjelasan di atas, bisa kita tarik kesimpulan bahwa manajemen logistik adalah seluruh aktivitas yang erat kaitannya dengan pengelolaan logistik. Menurut Para Ahli, Manajemen Logistik Adalah Abbas Abbas menjelaskan bahwa manajemen logistik adalah suatu prosedur aktivitas fungsional dalam mengelola material yang mencakup berbagai kegiatan perencanaan serta penentuan kebutuhan, anggaran pengadaan, penyimpanan dan pendistribusian, pemeliharaan, penghapusan, hingga pengendaliannya. Subagya Subagya berpendapat bahwa manajemen logistik adalah berbagai aktivitas yang dilakukan untuk memenuhi daya guna efisiensi yang maksimal dalam rangka memanfaatkan produk barang dan jasa. Siahaya Siahaya mengatakan bahwa manajemen logistik adalah suatu bagian dari manajemen rantai pasok atau Supply chain management yang di dalamnya melakukan perencanaan, melaksanakan, serta mengendalikan arus barang secara lebih efektif dan efisien yang mencakup transportasi, distribusi, penyimpanan, jasa layanan, serta informasi terkait mulai dari mana barang tersebut berasal hingga tiba di tempat konsumen untuk bisa memenuhi keperluannya. The Council of Logistics Management CLM The Council of Logistics Management menjelaskan bahwa manajemen logistik adalah suatu bagian dari prosedur supply chain yang berguna untuk melaksanakan, mengendalikan dan merencanakan keefektifan serta keefisienan aliran penyimpanan suatu produk barang, pelayanan, serta informasi terkait dari mulai awal hingga tiba di konsumen guna memenuhi keperluan mereka. Bowersox Bowersox menjelaskan bahwa manajemen logistik adalah kegiatan perusahaan yang erat kaitannya dengan fasilitas, lokasi, transportasi, komunikasi, pengurusan, inventarisasi, hingga penyimpanan. Baca juga Manajemen Komunikasi Pengertian Menurut Ahli, Tujuan, Fungsi dan Bentuknya Fungsi Manajemen Logistik Dalam proses penerapannya, manajemen logistik mempunyai berbagai fungsi penting yang akan selalu berhubungan antara yang satu dengan yang lainnya. Berikut ini adalah fungsi-fungsi manajemen logistik. 1. Perencanaan dan Pemenuhan Kebutuhan Dalam hal ini, manajemen logistik berfungsi sebagai perencanaan dan juga penentu keperluan dari setiap program organisasi. Hal tersebut meliputi aktivitas analisa produk yang digunakan, skala prioritas, hingga ketersediaan produk. Aktivitas perencanaan ini harus selalu memperhatikan anggaran yang dimiliki oleh perusahaan, faktor ketersediaan, hingga kemudahan dalam mengakses suatu barang. 2. Penganggaran Fungsi penganggaran dalam manajemen logistik adalah untuk memastikan bahwa kebutuhan pengadaan barang sudah sesuai dengan anggaran yang dimiliki perusahaan. Apabila biaya anggaran logistik tersebut ternyata tidak sesuai, maka harus dilakukan perubahaan pada perencanaannya. 3. Fungsi Pengadaan Manajemen logistik pada dasarnya memang lebih fokus pada pengadaan barang dan menjadi hal penting yang harus diperhatikan. Saat ada ketidaksesuaian anggaran dan menjadi sulit dalam mengubah perencanaan, maka pihak manajemen logistik harus melakukan improvisasi dalam mengelola kegiatan logistik dengan budget yang terbatas. 4. Penyimpanan dan Penyaluran Fungsi manajemen logistik dalam menyimpan dan menyalurkan adalah suatu proses yang mana suatu produk barang sudah diperoleh pada tempat yang memang sudah seharusnya. Nantinya barang tersebut akan disalurkan ke pihak lain yang berkepentingan sesuai dengan SOP perusahaan. 5. Pemeliharaan Dalam hal ini, manajemen logistik juga meliputi seluruh pemeliharaan barang. Umumnya, tujuan dari pemeliharaan barang logistik adalah guna memastikan produk barang yang tersimpan tidak menjadi cepat rusak. 6. Penghapusan Dalam proses aktivitas manajemen logistik juga terdapat aktivitas penghapusan. Fungsi penghapusan dilakukan untuk memisahkan barang yang sudah rusak, memperbaikinya, atau menggantinya dengan yang sesuai. 7. Pengendalian Manajemen logistik juga berfungsi sebagai pengendalian, yang mana akan dilakukan oleh seorang manajer logistik dengan tahapan yang sesuai dengan berbagai fungsi yang sudah disebutkan di atas. Tujuannya adalah untuk memastikan seluruh fungsi logistik bisa dilakukan sesuai dengan yang memang diharapkan. Tujuan Manajemen Logistik Berdasarkan beberapa fungsi manajemen logistik yang sebelumnya sudah kita bahas bersama, tujuan manajemen logistik adalah 1. Tujuan Umum Tujuan utama dari aktivitas manajemen logistik pada dasarnya adalah untuk bisa fokus pada pencapaian tujuan organisasi agar bisa lebih efisien dan efektif. 2. Tujuan Khusus Setidaknya terdapat tiga tujuan khusus dalam kegiatan manajemen logistik. Pertama, agar persediaan barang bisa dilaksanakan dengan kuantitas dan kualitas yang benar. Kedua, agar pengeluaran dana untuk tujuan pengadaan bisa dilakukan lebih efisien. Ketiga, guna mendukung dan juga menjaga efisiensi serta efektifitas guna mencapai tujuan utama perusahaan. Manfaat Manajemen Logistik Dengan menerapkan manajemen logistik yang baik, maka akan banyak manfaat yang akan dirasakan oleh suatu perusahaan. Beberapa manfaat manajemen logistik adalah 1. Persediaan Hadirnya manajemen logistik yang baik akan mampu ketersediaan barang sehingga seluruh kegiatan operasional perusahaan bisa dilakukan dengan lancar. 2. Transportasi Aktivitas logistik pasti akan memerlukan alat transportasi, sehingga pihak perusahaan yang sudah menerapkan manajemen logistik yang baik akan mampu memastikan adanya transportasi untuk proses penyaluran barang. 3. Fasilitas Terdapat berbagai fasilitas logistik yang diperlukan agar seluruh aktivitas logistik bisa dilakukan dengan lancar. Dengan menerapkan manajemen logistik, maka pihak perusahaan akan mengetahui fasilitas apa saja yang diperlukan untuk mendukung aktivitasnya. 4. Layanan Hal penting yang harus diperhatikan bagi setiap perusahaan adalah memberikan pelayanan yang baik pada pelanggannya. Namun, pelayanan tersebut juga tidak hanya fokus pada konsumen saja, tapi bisa juga pada pihak lain, seperti supplier. 5. Manajemen dan Administrasi Setiap kegiatan manajemen pastinya akan selalu didukung dengan aktivitas administrasi agar setiap kegiatan bisa dipastikan tercatat secara baik dan teratur, sehingga seluruh informasi kegiatan logistik bisa ditemukan secara mudah jika nantinya dibutuhkan. 6. Inbound Transportasi Manfaat manajemen logistik pada inbound transaksi dilakukan untuk menangani distribusi barang dan bahan baku dari pihak pemasok ke perusahaan. Perusahaan akan berpotensi mendapatkan kerjasama yang baik dengan pihak pemasok yang mempunyai kualitas bahan baku dan kualitas terbaik dengan menerapkan manajemen persediaan yang baik. 7. Outbound Transportasi Aktivitas manajemen logistik akan menangani distribusi yang baik dari pihak perusahaan ke pihak konsumen dan mampu memastikan pengantaran barang bisa dilakukan dengan baik. 8. Pemecahan Masalah Setiap proses penyediaan barang pasti akan ada saja masalah yang bisa terjadi. Dengan menerapkan manajemen logistik, maka setiap permasalahan tersebut bisa diatasi dan juga diantisipasi dengan cepat, tepat, dan akurat. 9. Informasi Kepada Konsumen Biasanya, setiap konsumen ada saja yang melakukan tracking pada pengiriman barang yang dipesannya. Dengan hadirnya manajemen logistik yang baik, maka penyampaian informasi tentang distribusi suatu barang akan bisa dilakukan secara lebih rapi. 10. Kepercayaan dari Konsumen Tingkat kepercayaan konsumen yang lebih besar kepada perusahaan akan hadir jika ada pelayanan terbaik, baik itu dalam hal penyampaian informasi, ketepatan waktu, serta pelayanan yang baik. Hal tersebut akan berujung pada timbulnya loyalitas konsumen pada suatu brand. Komponen Manajemen Logistik Bowersox berpendapat bahwa aktivitas logistik bisa berjalan dengan baik jika didukung dengan berbagai komponen pada sistem logistik yang baik pula. Beberapa komponen manajemen logistik tersebut adalah Struktur Lokasi Fasilitas Hadirnya jaringan fasilitas dalam suatu perusahaan adalah serangkaian lokasi dimana dan dengan apa material atau produk akan dibawa atau diangkut. Untuk bisa mencapai tujuan perencanaan, berbagai fasilitas tersebut mencakup pabrik, gudang, serta toko pengecer. Apabila menggunakan jasa khusus dari perusahaan kurir atau gudang, maka fasilitas tersebut tentu akan menjadi bagian yang sangat penting dari jaringan kerja. Transportasi Terdapat satu hal yang diperlukan untuk menyelesaikan pengangkutan, yaitu kecepatan pelayanan transport. Kecepatan ini erat kaitannya dengan transport yang bisa memberikan pelayanan yang cepat dengan harga yang tinggi, selain itu pelayanan yang lebih cepat juga akan lebih mampu memotong waktu produksi barang. Persediaan Pengadaan material yang dilakukan dengan sistem logistik untuk alasan yang berbeda dengan pengadaan suatu produk matang atau produk jadi. Dengan memanfaatkan tahapan waktu MRP, maka tujuan terpentingnya adalah guna mempertahankan jumlah jadwal produksi dengan suatu komitmen minimal dari pengadaan persediaan. Komunikasi Komunikasi adalah suatu aktivitas yang tidak bisa dipisahkan dalam sistem logistik. Kecepatan proses informasi juga sangat erat kaitannya dengan integrasi dari fasilitas, transportasi, serta persediaan perusahaan. Suatu perusahaan akan semakin peka pada gangguan arus informasi jika desain sistem logistik yang diterapkan di dalamnya lebih efisien. Penanganan dan Penyimpanan Penanganan serta penyimpanan mencakup pergerakan, pengemasan,dan pengepakan. Untuk itu, semakin sedikit produk yang ditangani, maka akan semakin terbatas atau lebih efisien pula arus total fisiknya. Apabila diintegrasikan secara lebih efektif, maka penangan ini akan mampu mengurangi masalah dengan kecepatan dan kemudahan dengan adanya sistem tersebut. Baca juga Pengertian Koordinasi Tujuan, Jenis, dan Ruang Lingkup Koordinasi Penutup Berdasarkan penjelasan yang sudah kita bahas bersama diatas, maka bisa kita simpulkan bahwa manajemen logistik adalah seluruh aktivitas yang erat kaitannya dengan pengelolaan logistik. Aktivitas ini sangat penting untuk perusahaan dengan skala kecil maupun besar agar bisnisnya bisa terus maju atau berkembang. Namun, untuk bisa terus maju dan berkembang, perusahaan tidak hanya bisa berfokus dalam menerapkan manajemen logistik, karena ada manajemen pemasaran dan manajemen keuangan yang juga harus diperhatikan. Nah, untuk memudahkan Anda dalam melakukan manajemen keuangan, maka Anda bisa menggunakan software akuntansi dari Accurate Online. Dengan Accurate Online, Anda bisa mengatur biaya produk, mengontrol stok barang, dan memantau laporan keuangan bisnis Anda secara mudah dan real time. Tertarik? Anda bisa mencoba menggunakan Accurate Online secara gratis selama 30 hari melalui tautan pada gambar di bawah ini Seorang wanita lulusan sarjana manajemen bisnis dan akuntansi yang hobi menulis blog tentang manajemen bisnis secara spesifik. Bagikan info ini ke temanmu! Related Posts Page load link Pada sebuah perusahaan diperlukan adanya sistem manajerial yang tertata rapi agar perusahaan itu dapat berjalan dengan baik. Dalam sebuah perusahaan yang bergerak di bidang logistik, maka manajemen persediaan memiliki peranan yang sangat penting. Peran manajemen persediaan bagi logistik dapat Anda ketahui pada pembahasan di bawah Manajemen Persediaan dan Peran Manajemen Persediaan bagi LogistikPersediaan atau inventory memiliki makna yaitu suatu barang yang disimpan dengan tujuan untuk dipergunakan suatu hari guna tujuan tertentu. Sedangkan manajemen persedian memiliki makna pengaturan terhadap suatu persedian di terdiri atas tiga jenis, yaitu lot size inventory, fluctuation stock, dan anticipation stock. Penjelasannya adalah sebagai berikutLot Size InventoryLot size inventory merupakan persediaan yang jauh lebih besar dibandingkan dengan kebutuhan perusahaan. Hal tersebut dilakukan untuk mendapatkan potongan harga dalam jumlah banyak serta memaksimalkan dan menekan biaya jasa angkut barang sehingga dihasilkan biaya angkut barang yang lebih SizeFluctuation size memiliki arti persediaan yang dipersiapkan untuk menghadapi berbagai hal yang tidak terduga, seperti terjadinya kesalahan dalam prediksi penjualan, kesalahan pengiriman, maupun kesalahan StockAnticipation stock memiliki arti persediaan yang disiapkan untuk menghadapi peningkatan permintaan dari konsumen pada waktu tertentu. Misalnya permintaan meningkat disebabkan oleh pengaruh musim, atau mengantisipasi meningkatnya permintaan di saat bahan baku untuk memproduksi barang sedang Berdasarkan BentuknyaPersediaan berdasarkan bentuknya terdiri atas 3 aspek utama, yaitu bahan mentah raw material, persediaan barang dalam proses work in process, dan persediaan barang jadi finished goods. Berikut adalah contohnyaBahan MentahPada dasarnya bahan mentah merupakan bahan baku awal pembuatan suatu produk. Perusahaaan membeli bahan mentah untuk diolah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi bergantung dengan kebutuhan. Jumlah bahan mentah yang harus dimiliki oleh sebuah perusahaan didasari beberapa hal, yaitu waktu yang dibutuhkan, mulai dari pemesanan hingga barang diterima lead time, jumlah yang dipakai, jumlah investasi, dan karakteristik Barang dalam ProsesBarang dalam proses merupakan sebuah tahapan antara bahan mentah ke barang jadi. Sebuah perusahaan akan membentuk barang dalam proses menjadi bahan jadi, hal ini tentunya membutuhkan biaya, tenaga kerja, teknik, dan bahan pembantu Barang JadiBarang jadi merupakan barang yang telah dibuat oleh perusahaan, namun belum dijual dan dijadikan sebagai persediaan. Jika Anda pemesanan dari luar, persediaan barang jadi akan dikeluarkan dari gudang dan dijual pada dari Manajemen Persediaan bagi LogistikManajemen persediaan tidak dapat dilepaskan dari tempat penyimpanan atau gudang. Untuk itu dengan adanya manajemen persediaan maka berbagai hal yang berkaitan dengan logistik bisa dibenahi dengan memiliki pengertian bagian dari rantai persediaan yang memiliki fungsi untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengontrol efisiensi penyimpanan barang dari awal hingga sampai pada pengertian tersebut tentu kita mengetahui peran manajemen persediaan bagi logistik yaitu sebagai pendukung satu sama lain dalam hal pengaturan berbagai stock atau persediaan yang ada di dalam manajemen persediaan bagi logistik sangat penting karena dengan adanya manajemen persediaan yang mengatur berbagai barang masuk ke gudang, maka logistik berperan untuk mengatur dan menilai efisiensi barang masuk tersebut hingga sampai ke konsumen. Jadi sebuah perusahaan akan menempatkan orang yang terpercaya pada bagian gudang untuk mengatur berbagai hal yang berkaitan dengan peran manajemen persediaan bagi peran manajemen persediaan bagi logistik berjalan dengan baik, berbagai proses barang yang terjadi di gudang akan berjalan sesuai dengan yang diharapkan oleh perusahaan. Karena jika terjadi beberapa hal yang dirasa merugikan perusahaan, maka sistem logistik akan mencatat dan memberikan evaluasi sehingga tidak akan terjadi hal yang sama dikemudian LogistikLogistik memiliki peranan penting pada perusahaan karena fungsi logistik adalah sebagai proses yang berkesinambungan satu sama lain untuk mendapatkan hasil yang baik. Fungsi logistik adalah sebagai berikut1. Perencanaan dan Penentuan KebutuhanPada fungsi perencanaan logistik, memiliki tugas untuk menetapkan sasaran, aktivitas, dan pengukuran mengenai penyelenggaraan logistik. Pada penentuan kebutuhan maka tugasnya berupa perincian dan perencanaan. Pada tahap ini disebut juga sebagai tahap awal yang harus mendapat perhatian ekstra guna tercapainya tujuan untuk mencapai efektivitas serta efisiensi yang baik dari keseluruhan AnggaranPada tahapan ini sebuah perusahaan akan menentukan berbagai perincian dalam skala standar yang berkaitan dengan skala mata uang, jumlah biaya, serta berbagai pengarahan dan pembatasan yang Pengadaan BarangDalam fungsi ini perusahaan melakukan usaha atau kegiatan untuk memenuhi kebutuhan operasional yang telah ditentukan pada dua fungsi Penyimpanan dan PenyaluranFungsi ini memiliki peranan sebagai pelaksana penerimaan, penyimpanan, dan penyaluran barang sesuai dengan pengaturan yang telah ditetapkan pada fungsi-fungsi PemeliharaanFungsi ini memiliki peranan untuk memaksimalkan umur barang yang ada di tempat penyimpanan serta meminimalisasi biaya kerusakan yang diakibatkan oleh sistem penyimpanan barang. Jadi fungsi ini harus dijalankan sebaik mungkin untuk merawat, menjaga, dan menjamin setiap barang yang telah disimpan tetap memiliki kualitas yang baik seperti kondisi awal barang tersebut masuk ke PenghapusanPada fungsi ini dilakukan jika suatu barang yang disimpan telah mencapai tahap akhir dari manfaatnya. Batasan dari penghapusan ini harus mempertimbangkan kebijakan dari PengendalianFungsi ini memegang peranan inti dalam sebuah proses logistik. Dalam fungsi ini dilakukan monitoring dan pengamanan terhadap seluruh proses logistik. Jadi dengan adanya fungsi pengendalian, berbagai masalah yang berkaitan dengan kerusakan barang bisa adanya fungsi-fungsi tersebut, maka peranan logistik dalam perusahaan bisa berjalan sebagaimana yang telah diharapkan. Jika tidak ada sistem logistik yang baik, perusahaan dapat merugi. Berbagai produk yang disimpan di gudang tidak terkendali sehingga berbagai kerusakan pun bisa saja pencatatan logistik yang dilakukan akan sangat memengaruhi keuntungan yang dapat dan diterima oleh perusahaan. Dengan begitu perlu adanya koordinasi yang baik pada bagian logistik dengan bagian lain dari perusahaan untuk melihat sejauh mana pasokan barang yang dibutuhkan untuk mengisi persediaan di gudang. Dengan begitu perusahaan akan memiliki tingkat stabilitas yang baik karena pemasukan dan pengeluaran perusahaan berjalan dengan seimbang. Perusahaan pun akan mendapatkan keuntungan yang besar dari proses penjelasan lengkap mengenai peran manajemen persediaan bagi logistik, fungsi manajemen persediaan dan logistik. Semoga bermanfaat bagi Anda yang ingin mendirikan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pengadaan untuk memilikirkan sistem yang akan digunakan dalam penyediaan barang untuk menghasilkan keuntungan. Dengan adanya sistem perencanaan yang baik maka perusahaan yang dibangun akan berkembang pesat dan menjadi salah satu perusahaan besar artikel ini bermanfaat untuk Anda. Logistik ini adalah salah satu ilmu yang mencakup mengenai beberapa hal seperti pemeliharaan, penyaluran, penyimpanan, serta juga penghapusan pada alat serta barang tertentu. Logistik tersebut berasal dari bahasa Yunani “Logos” yang memiliki fungsi “Rasio, alasan, pembicaraan, kata, kalkulasi, orasi”, selain dari itu kata logistik juga berasal dari bahasa Perancis yakni “Loger” ialah “Untuk menginapkan atau menyediakan”. Dibawah ini merupakan pengertian logistik yang dikemukakan oleh beberapa para ahli, diantaranya sebagai berikut Burg dalam Lysons 2000 Pengertian Logistik ini merupakan suatu integrasi dari manajemen pengadaan ,persediaan, transportasi, serta juga kegiatan atau aktifitas pergudangan di dalam menyediakan/mempersiapkan alat/cara yang berbiaya efektif, untuk kemudian memenuhi kebutuhan pelanggan, baik itu untuk internal atau pun eksternal. Donald Walters 20033-4 Logistik ini ialah fungsi yang melibatkan perpindahan, serta juga penyimpanan material di dalam perjalanannya dari pengirim awal, dan mengatur perpindahan barang, itu dengan melalui rantai pasok serta juga sampai ke pelanggan akhir. Christopher 2005 Logistik ini ialah suatu proses yang dengan secara strategis mengelola pengadaan, pergerakan, dan juga penyimpanan material, suku cadang serta juga barang jadi beserta aliran informasi terkait yakni dengan melalui organisasi serta kanal pemasarannya, di dalam caranya yang mana keuntungan suatu perusahaan tersebut, baik untuk saat ini atau pun juga untuk diwaktu mendatang, hal tersebut bisa atau dapat dimaksimalkan yakni dengan cara pemenuhan pesanan itu dengan berbiaya efektif. Yolanda M. Siagian 2005 Logistik ini ialah bagian dari proses rantai suplai supply chain yang mempunyai atau memiliki fungsi merencanakan, pengelolaan, melaksanakan, mengontrol, penyimpanan barang, dengan secara efektif, efisien proses pengadaan, pelayanan serta informasi mulai dari titik awal point of origin sampai pada titik konsumsi point of consumption itu dengan tujuan memenuhi kebutuhan konsumen. Gattorna dan Walters Logistik ini merupakan aspek manajemen strategis yang bertanggung jawab mengelola akuisisi, pergerakan serta penyimpanan barang mentah, bahan setengah jadi serta juga informasi-informasi yang menyertainya di dalam suatu organisasi serta saluran pemasaran untuk memenuhi harapan pelanggan sehingga bisa atau dapat mencapai aspek keuntungan perusahaan. Council of Logistic Management Ballou, 1992 Logitik ini merupakan suatu proses implementasi,perencanaan, serta pengendalian efisiensi, aliran biaya yang efektif serta bahan setengah jadi, penyimpanan bahan mentah, barang jadi serta informasi-informasi yang berhubungan dari asal titik konsumsi yakni dengan tujuan memenuhi kebutuhan. Faktor yang Mempengaruhi Logistik Faktor Pelayanan Service ini merupakan suatu tingkat pelayanan perusahaan dikonsumen. Faktor Biaya Cost ini merupakan sebuah biaya yang dihabiskan perusahaan untuk menangani pelayanan dikonsumen. Tujuan Logistik Adapun tujuan logistik diantaranya 1. Tujuan Operasional Persediaan barang itu harus mencukupi untuk kebututuhan beberapa hari ke depan. Jadi, tiap-tiap logistik itu mempunyai stock yang disesuaikan dengan kebutuhan, sehingga kemudian barang tidak mengalami kekurangan atau juga kelebihan saat berada di pasar. Oleh sebab itu banyak sekali distributor produk yang melakukan logistik, terutama untuk daerah-daerah itu dengan jangkauan yang sangat jauh. Hal tersebut untuk menghindari tidak tersedianya barang pada lokasi yang diinginkan. 2. Tujuan Keuangan Selain dari itu terdapat juga yang namanya tujuan keuangan, pastinya tiap-tiap produsen ingin mencapai keuntungan yang maksimal serta kerugian seminimal mungkin. Logistik ini umumnya menyediakan pengiriman yang lebih terjangkau dari pada jenis lainnya, apalagi ia ini juga mempunyai sistem perawatan sehingga barang bisa atau dapat sampai dengan tingkat kerusakan yang sangat rendah. 3. Tujuan Pengamanan Keamanan barang ini menjadi prioritas tiap-tiap pengiriman produk ataupun barang, pada dasarnya di era modern tersebut logistik telah atau sudah mempunyai standar keamanannya masing-masing. Baik dari penyimpanan, pengemasan, sampai pada pengiriman tentu perlu sangat diperhatikan supaya kemudian tidak terjadi kerusakan pada barang tersebut. Terlebih lagi logistik tersebut mempunyai tempat penyimpanan yang aman serta juga tertata dengan secara rapi, hal tersebut dapat atau bisa membuat barang terhindar dari hal yang tidak diinginkan. Alat transportasi tersebut juga tidak luput dari perhatian, setidaknya alat dari transportasi yang digunakan tersebut wajib memenuhi standar dari perusahaan logistik yang terdapat tersebut. Manfaat Logistik Logistik ini memang mempunyai pengaruh yang sangat besar di dalam sistem pengiriman barang, yang mana ia memiliki jadwal dan juga pengaturan yang sangat tepat. Hal inilah yang membuatnya ini sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan yang ada, bahkan tiap-tiap harinya sudah terdapat jadwal pengiriman untuk memenuhi kebutuhan tersebut. 2. Sebagai Tempat Simpan Salah satu dari sistem yang ada di dalam logistik ini merupakana sebagai tempat penyimpanan, hal tersebut sangat wajar mengingat logistik ini memiliki gudang di setiap daerah. Umumnya tiap barang yang masuk serta keluar diberi jadwal masing-masing, tentu saja selama barang itu belum dikirim maka ia akan tetap disimpan yakni dengan baik di gudang penyimpanan. 3. Memelihara Kualitas Barang Tiap-tiap aktivitas atau kegiatan logistik selalu terdapat pemeriksaan kualitas, mulai dari penyimpanan, penerimaan, hingga pengiriman. Tiap saat kondisi barang tersebut akan selalu dicek serta diperiksa sesuai dengan prosedur yang berlaku, hal tersebut dilakukan supaya barang tidak mengalami rusak atau juga cacat sebelum diterima oleh pelanggan. 4. Efektivitas dan Efisiensi Distribusi Sebelum adanya logistik pengiriman barang ini di zaman dahulu tersebut itu dengan menggunakan cara one time, disini barang tersebut kemudian akan dikirim hanya sekali waktu saja dari tempat asal itu ke tempat tujuan yakni dengan menggunakan satu transportasi saja. Sehingga sangat tidak efektif atau pun juga efisien untuk dilakukan, apalagi cara tersebut juga memakan biaya yang cukup besar. Namun dengan adanya logistik sistem pengiriman tersebut menjadi estafet, yang mana di dalam satu pengiriman barang itu dengan melalui beberapa tahapan serta juga alat transportasi. Sehingga di dalam hal efektivitas atau juga efisiensi lebih baik dari pada menggunakan one time. 5. Manajemen Anggaran Aktivitas logistik yang baik tersebut sangatlah memerhatikan manajemen anggaran, tentunya anggaran yang dikeluarkan untuk pengiriman barang itu dengan menggunakan cara ini sangatlah maksimal. Hal tersebut dikarenakan pengiriman bisa atau dapat berfokus untuk satu area saja, sehingga kemudian pengiriman menjadi lebih cepat serta sangat terjangkau. Sistem gudang yang dimilikinya ini juga sangat membantu penyediaan barang dengan secara real time, sangat cocok untuk sebuah perusahaan yang memiliki produk di pasaran. Yangmana perusahaan tersebut bisa atau dapat menyediakan produknya terus menerus, hal tersebut dapat atau bisa membuat penjualan bisa atau dapat meningkat drastis. Aktivitas Logistik Pelayanan Pelanggan Customer Service. Prediksi Permintaan Demand Forecasting. Manajemen Persediaan Inventory Management. Komunikasi Logistik Logistic Communication. Penanganan Material Material Handling. Proses Pemesanan Order Precessing. Pengemasan Packaging. Komponen-komponen dan Pelayanan Pendukung Parts and Service Support. Seleksi Lokasi Pabrik serta juga Tempat penyimpanan atau Gudang Plant and Warehouse Site Selection. Procurement atau Purchasing. Reverse Logistics. Transportasi Transportation. Pergudangan dan penyimpanan Warehousing & Storage. Proses Dalam Siklus Logistik Fungsi logistik ini bisa atau dapat disusun dalam bentuk skema siklus kegiatan atau aktivitas logistik Mustikasari 2007. Masing-masing dari fungsi logistik itu saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya. 1. Perencanaan Perencanaan secara umum merupakan suatu proses merumuskan sasaran serta juga menentukan langkah-langkah yang harus dilaksanakan guna mencapai tujuan yang sudah atau telah ditentukan. berhubungan dengan logistik, perencanaan ini merupakan suatu proses merencanakan kebutuhan barang atau juga persediaan yang pelaksanaannya dilakukan oleh seluruh calon pemakai user yang setelah itu diajukan sesuai dengan alur yang berlaku pada tiap-tiap organisasi Mustikasari 2007. Perencanaan tersebut dapat dibagi ke dalam periode-periode diantaranya sebagai berikut Rencana jangka panjang long range Rencana jangka menengah mid range Rencana jangka pendek short range 2. Penganggaran Penganggaran/budgetting ini merupakan seluruh aktivitas atau kegiatan serta juga usaha untuk merumuskan perincian penentu kebutuhan logistik itu di dalam suatu skala tertentu/ skala standar yakni mata uang serta jumlah biaya Subagya & Mustikasari. Di dalam penyusunan anggaran tersebut terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan diantaranya sebagai berikut Peraturan-peraturan terkait. Pertimbangan sosial, politik, ekonomi, serta teknologi. Hal-hal yang berkaitan dengan anggaran. Pengaturan anggaran misalnyaseperti sumber biaya pendapatan sampai pada pengaturan logistik. 3. Pengadaan Pengadaan ini merupakan seluruh kegiatan serta usaha di dalam menambah serta memenuhi kebutuhan barang dan juga jasa dengan berdasarkan peraturan yang berlaku yakni dengan menciptakan sesuatu yang tadinya itu belum ada menjadi ada atau juga mempertahankan sesuatu yang telah ada itu dalam batas-batas efisien Subagya 1994. Proses pengadaan perlengkapan serta peralatan umumnya itu dilaksanakan/dilakukan dengan tahapan diantaranya Perencanaan serta penentuan kebutuhan Penyusunan dokumen tender Pengiklanan/penyampaian undangan lelang Pemasukan serta pembukuan penawaran Evaluasi penawaran Pengusulan serta penentuan pemenang Masa sanggah Penunjukan pemenang Pengaturan kontrak Pelaksanaan kontrak 4. Penyimpanan Penyimpanan ini adalah suatu kegiatan serta usaha di dalam melakukan pengelolaan barang persediaan inventory di tempat yang telah atau sudah ditentukan untuk setelah digunakan dikemudian hari. Penyimpanan tersebut memiliki fungsi untuk bisamenjamin penjadwalan yang telah atau juga sudah ditetapkan di dalam fungsi sebelumnya ialah dengan pemenuhan setepatnya serta juga dengan biaya efisien. Dengan proses tersebut, kemudian diharapkan kualitas barang tersebut bisa atau dapat dipertahankan, pencarian barang yang lebih mudah, barang terhindar dari kerusakan, serta aman dari pencurian. Faktor-faktor yang perlu untuk diperhatikan di dalam tahap penyimpanan ini diantaranya Pemilihan lokasi Barang jenis, bentuk atau bahan barang Pengaturan ruang Prosedur atau sistem penyimpanan 5. Penyaluran Distribusi Penyaluran atau distribusi ini adalah kegiatan atau usaha di dalam mengelola pemindahan barang dari suatu tempat ke tempat lain Subagya 1994. Faktor yang mempengaruhi penyaluran barang ini diantaranya Proses administrasi Proses penyampaian berita data-data informasi Proses pengeluaran fisik barang Proses angkutan Proses pembongkaran serta pemuatan Pelaksanaan rencana-rencana yang telah ditentukan 6. Pemeliharaan Pemeliharaan ini adalah suatu kegiatan atau juga usaha menjaga barang itu agar tetap pada keadaan aslinya atau juga tidak terjadi halyang tidak diinginkan. Barang yang sampai pada gudang itu perlu dipelihara sertadijaga kualitasnya sampai saat barang itu kemudian didistribusikan atau juga digunakan. 7. Penghapusan Penghapusan ini adalah kegiatan atau juga suatu usaha pembebasan barang dari pertanggungjawaban yakni sesuai dengan peraturan serta UU yang berlaku Subagya 1994. Alasan dari penghapusan barang tersebut antara lain sebagai berikut Barang hilang akibat karna kesalahan sendiri, bencana alam, kecelakaan, administrasi yang salah, tercecer atau juga tidak ditemukan. Tehnis serta ekonomis ialah setelah nilai barang itu dianggap tidak ada manfaatnya yang disebabkan oleh karena beberapa faktor seperti barang mengurang karena susut, kerusakan yang tidak bisa atu dapat diperbaiki, kedaluwarsa,busuk, dsb. Tidak bertuan atau juga barangyang tidak diurus. Rampasan merupakan barang-barang bukti dari suatu perkara hukum. Cara-cara penghapusan yang lazim tersebut dilakukan antara lain Pemanfaatan kembali, Pemanfaatan langsung,Penjualan/pelelangan, Pemindahan, Hibah, serta Pemusnahan. 8. Pengendalian Pengendalian ini ialah sebuahsistem pengawasan dari suatu hasil penilaian, laporan,pemantauan, serta pemeriksaan terhadap step-step manajemen logistik yang sedang ataupun sudah berlangsung Mustikasari 2007. Bentuk dari kegiatan atau aktivitas pengendalian diantaranya Merumuskan tatalaksana di dalam bentuk norma, manual, kriteria, standar, instruksi serta prosedur lainnya. Melaksanakan evaluasi, pengamatan,serta juga laporan, untuk bisa/dapat mendapatkan gambaran serta informasi tentang penyimpangan dari rencana. Melaksanakan kunjungan staf di dalam mengidentifikasi mengenai cara-cara pelaksanaan itu dalam rangka pencapaian tujuan. Melakukan supervisi yakni Struktur organisasi yang baik Sistem informasi yang memadai Klasifikasi sesuai dengan standarisasi Pendidikan dan pelatihan Anggaran yang cukup memadai Contoh Logistik Kehidupan Sehari Hari Contoh kecilnya ialah pada aktivitas kegiatan kita berbelanja online. Barang yang dibeli secara online itu tidak akan bisa kamu pakai atau pun gunakan kalau tidak atau belum diantarkan, bukan? Disebabkan karna dibelinya secara online sehingga wujud real dari barang tersebut tidaklah lihat. Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian Logistik, Tujuan, Manfaat, Faktor, Siklus dan Contoh, semoga dapat bermanfaat untuk anda. Terima kasih

berikut adalah faktor dari program persediaan logistik kecuali