Folklore about the origin of the name of the city of Banyuwangi. The following is a snippet / trailer of the story of the archipelago this time from East Java. tells the story of a princess named
Nama Banyuwangi ternyata berasal dari sebuah Legenda Sri Tanjung, lho. Zaman dahulu, wilayah ujung timur Pulau Jawa atau Banyuwangi ini dipimpin oleh Raja Prabu Sulahkromo. Ia dibantu oleh Patih Sidopekso yang memiliki istri bernama Sri Tanjung. Namun, Prabu Sulahkromo terpikat dengan kecantikan Sri Tanjung.
Nanging, menawi toya kali punika wangi, nandake tuduhan dening kula mboten leres, "wilujeng tilar Rama". Sakwise kedadean kesebat, kali panggen tilaripun Permaisuri punika dipunsukani nami "BANYUWANGI". Begitulah cerita legenda bahasa jawa yang mengisahkan tentang asal usul Banyuwangi. Semoga dapat menambah wawasan sekaligus menghibur kita semua.
Sungai yang bau dan kotor berubah menjadi sungai yang jernih dan harum. Dalam bahasa jawa disebut banyuwangi. Artinya sungai harum. Tanah di sekitar sungai harum itu kini dikenal dengan Banyuwangi, sebuah kota di Jawa Timur.
Seratus jemaah umrah asal Banyuwangi yang sempat terkatung-katung di Surabaya akhirnya mendapatkan kejelasan keberangkatan. Perjuangan Seratus Jamaah dari Banyuwangi untuk Umrah, Mulai dari Ditipu hingga Akhirnya Mendapat Kejelasan untuk Berangkat - Jawa Pos - Halaman 2
Cerita ini mengisahkan tentang Raden Banteran yang gagah dan sakti, tapi sayang ia mudah marah. Ia memiliki istri, Surati, seorang putri dari negara Klungkung yang telah ditaklukkan. Surati difitnah, lalu Raden Banteran menuduhnya ingin mencelakakannya, dan ini membuatnya marah yang berujung penyesa - Daerah Kita.
VBJ01.
cerita rakyat banyuwangi dalam bahasa jawa